www.diengplateau.com
Silahkan Kirim Email Ke : info@diengplateau.org
Kawah Sikidang, Candradimuka, Sibanteng, Sinila, Sileri, Siglagah, Sikendang, Dan Timbang
07:31 // 59 komentar // Dieng Plateau Tourism // Category: Wisata //
Keberadaan kawah di dataran tinggi dieng, merupakan fenomena alam yang langka dan menakjubkan sekaligus berbahaya. fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri baik di kalangan wisatawan dan menjadi tantangan bagi peneliti.
Dataran Tinggi Dieng termasuk salah satu kawasan yang memiliki daftar kawah terbanyak di Indonesia, Sebagian besar erupsi di Dataran Tinggi Dieng adalah erupsi freatik karena dieng merupakan kawasan gunung api aktif bertipe A.
Kawah Sikidang
Kawah Sikidang merupakan kawah yang terpopuler dan terbesar di Dieng, disamping letaknya yang mudah dijangkau fasilitas yang ada cukup lengkap, Seperti Mushola, WC, Area Parkir dan Pusat Perbelanjaan. Hingga kini Kawah Sikidang menjadi obyek wisata primadona dikalangan wisatawan.
Nama Kawah Sikidang diambil dari kidang dalam bahasa Indonesia = Kijang. Binatang ini memiliki karakteristik suka melompat lompat, Seperti halnya Uap air dan lava berwarna kelabu yang terdapat di kawah sikidang selalu bergolak dan munculnya berpindah-pindah bahkan melompat seperti seekor kidang / kijang.
Kawah Sikidang merupakan kawah yang terpopuler dan terbesar di Dieng, disamping letaknya yang mudah dijangkau fasilitas yang ada cukup lengkap, Seperti Mushola, WC, Area Parkir dan Pusat Perbelanjaan. Hingga kini Kawah Sikidang menjadi obyek wisata primadona dikalangan wisatawan.
Nama Kawah Sikidang diambil dari kidang dalam bahasa Indonesia = Kijang. Binatang ini memiliki karakteristik suka melompat lompat, Seperti halnya Uap air dan lava berwarna kelabu yang terdapat di kawah sikidang selalu bergolak dan munculnya berpindah-pindah bahkan melompat seperti seekor kidang / kijang.
Legenda Kawah Sikidang
Pada zaman dahulu ada sebuah istana yang besar di Dataran Tinggi Dieng, di huni oleh seorang ratu yang cantik jelita, yaitu Ratu Sinta Dewi. Pada suatu ketika Ratu Sinta Dewi akan dilamar seorang pangeran yang konon tampan dan kaya raya, yaitu Pangeran Kidang Garungan.
Namun, Ratu Shinta Dewi kecewa karena pangeran tersebut tidak setampan seperti yang diceritakan. Pangeran Kidang Garungan adalah sosok manusia berkepala kijang. Cara untuk menolak lamaran Pangeran Kidang Garungan, Ratu Shinta Dewi mengajukan syarat untuk dibuatkan sumur yang besar dan dalam. Ketika sumur hampir selesai dibuat, Ratu Shinta Dewi dan para pengawalnya menimbun sumur tersebut dengan tanah saat Pangeran Kidang Garungan masih berada di dalamnya.
Ketika sang pangeran berusaha untuk keluar dari sumur itu dengan cara mengerahkan segala kesaktiannya, sumur itu tiba-tiba menjadi panas, bergetar, dan meledak-ledak. Pangeran itu hampir saja keluar dari sumur, namun ratu dan para pengikutnya terus menimbun sang pangeran hingga tidak dapat keluar. Sang pangeran kemudian marah, lalu mengutuk Ratu Shinta Dewi dan keturunannya kelak akan berambut gembel. Bekas sumur Pangeran Kidang Garungan itulah yang kemudian menjelma menjadi Kawah Sikidang.
Pada zaman dahulu ada sebuah istana yang besar di Dataran Tinggi Dieng, di huni oleh seorang ratu yang cantik jelita, yaitu Ratu Sinta Dewi. Pada suatu ketika Ratu Sinta Dewi akan dilamar seorang pangeran yang konon tampan dan kaya raya, yaitu Pangeran Kidang Garungan.
Namun, Ratu Shinta Dewi kecewa karena pangeran tersebut tidak setampan seperti yang diceritakan. Pangeran Kidang Garungan adalah sosok manusia berkepala kijang. Cara untuk menolak lamaran Pangeran Kidang Garungan, Ratu Shinta Dewi mengajukan syarat untuk dibuatkan sumur yang besar dan dalam. Ketika sumur hampir selesai dibuat, Ratu Shinta Dewi dan para pengawalnya menimbun sumur tersebut dengan tanah saat Pangeran Kidang Garungan masih berada di dalamnya.
Ketika sang pangeran berusaha untuk keluar dari sumur itu dengan cara mengerahkan segala kesaktiannya, sumur itu tiba-tiba menjadi panas, bergetar, dan meledak-ledak. Pangeran itu hampir saja keluar dari sumur, namun ratu dan para pengikutnya terus menimbun sang pangeran hingga tidak dapat keluar. Sang pangeran kemudian marah, lalu mengutuk Ratu Shinta Dewi dan keturunannya kelak akan berambut gembel. Bekas sumur Pangeran Kidang Garungan itulah yang kemudian menjelma menjadi Kawah Sikidang.
Kawah Candradimuka
Keberadaan Kawah Candradimuka selalu dikaitkan dengan cerita pewayangan jawa. yaitu dalam kisah Gatotkaca / Tetuka. Kawah Candradimuka selalu di lewatkan wisatawan disamping jaraknya jauh dengan dieng, jalan menuju Kawah Candradimuka belum memungkinkan untuk dilewati kendaraan besar. Padahal disekitar Kawah Candradimuka kondisi alam masih nampak indah, berupa lahan pertanian dan bebukitan.
Kawah Sibanteng
Sibanteng adalah sebuah kawah yang terletak di Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara. letaknya berdekatan dengan Kawah Sikidang. Pada tanggal 15 Januari 2009 obyek wisata kawah Sibanteng sempat ditutup beberapa hari, karena terjadi letusan lumpur yang terdengar hingga 2 Km dan mengakibatkan rusaknya hutan milik Perhutani setempat.
Keberadaan Kawah Candradimuka selalu dikaitkan dengan cerita pewayangan jawa. yaitu dalam kisah Gatotkaca / Tetuka. Kawah Candradimuka selalu di lewatkan wisatawan disamping jaraknya jauh dengan dieng, jalan menuju Kawah Candradimuka belum memungkinkan untuk dilewati kendaraan besar. Padahal disekitar Kawah Candradimuka kondisi alam masih nampak indah, berupa lahan pertanian dan bebukitan.
Kawah Sibanteng
Sibanteng adalah sebuah kawah yang terletak di Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara. letaknya berdekatan dengan Kawah Sikidang. Pada tanggal 15 Januari 2009 obyek wisata kawah Sibanteng sempat ditutup beberapa hari, karena terjadi letusan lumpur yang terdengar hingga 2 Km dan mengakibatkan rusaknya hutan milik Perhutani setempat.
Letusan yang terjadi di Kawah Sibanteng terjadi akibat hujan deras yang kerap turun. letusan kawah Sibanteng terjadi sebanyak dua kali, yakni pada pukul 08.00 dan 08.30. Letusan itu termasuk jenis freatik bukan vulkanik. Diameter kawah yang semula kecil, yakni sekitar 1-2 meter, bertambah luas menjadi 50 meter.
Pada tahun 2003 bertepat di bulan Juli, kawah Sibanteng juga mengalami letusan yang sama. Hingga kini keberadaan Kawah Sibanteng dinyatakan Aktif.
Pada tahun 2003 bertepat di bulan Juli, kawah Sibanteng juga mengalami letusan yang sama. Hingga kini keberadaan Kawah Sibanteng dinyatakan Aktif.
Kawah Sinila
Sinila adalah sebuah kawah yang berpotensi mengeluarkan gas beracun. pada tanggal 20 Februari 1979 pernah terjadi ledakan dahsyat di kawah sinila yang mengakibatkan 149 orang meninggal dunia karena terperangkap gas beracun.
Kawah Sileri
Sileri adalah sebuah kawah yang paling berbahaya diantara kawah kawah lain di dataran tinggi dieng. Tercatat pada tahun 1944, 1964, 1984, 2003, dan 2009 Kawah sileri meledak yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan disekitarnya.
Disamping bencana yang ditimbulkan, Kawah Sileri memiliki energi yang besar berupa tenaga panas bumi atau geotermal yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik.
Temperatur Kawah Sileri
Sinila adalah sebuah kawah yang berpotensi mengeluarkan gas beracun. pada tanggal 20 Februari 1979 pernah terjadi ledakan dahsyat di kawah sinila yang mengakibatkan 149 orang meninggal dunia karena terperangkap gas beracun.
Kawah Sileri
Sileri adalah sebuah kawah yang paling berbahaya diantara kawah kawah lain di dataran tinggi dieng. Tercatat pada tahun 1944, 1964, 1984, 2003, dan 2009 Kawah sileri meledak yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan disekitarnya.
Disamping bencana yang ditimbulkan, Kawah Sileri memiliki energi yang besar berupa tenaga panas bumi atau geotermal yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik.
Temperatur Kawah Sileri
- Pada 6 September dan 23 September 2009, Suhu Kawah Sileri masing - masing terukur adalah 70.5°C.
- 27 September 2009 pukul 00:00:17 WIB, hasil pengukuran suhu telemetri dari sensor TLR di Kawah Sileri terukur 70°C.
- 27 September 2009 pukul 10:00 WIB, temperatur solfatara di Kawah Sileri yang diukur menunjukan 70°C.
Kawah Siglagah, Sikendang, Dan Timbang
Kawah kawah lain yang terdapat di dataran tinggi dieng, seperti kawah Siglagah, Sikendang dan Timbang. Kawah kawah ini menjadi pusat pengawasan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Karena kawah Sikendang dan Timbang juga berpotensi mengeluarkan gas beracun.
POS PGA Dieng
Pos PGA Dataran Tinggi Dieng terletak di Desa Karang Tengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Related posts :
59 komentar for this post
Leave a reply
:: SAVE DIENG :: ~ We Just Want To Help ... ~
1. Mengapa Ada Longsoran ?
2. Monitoring Peredaran dan Penggunaan Pestisida
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional










Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.


2010 Dieng Plateau Tourism - News And Articles About Tourism, Culture In Dieng Plateau
Agung Ngurah
25 Mei 2010 09:13
Senang berkenalan dengan Zizi. Semoga kunjungan berikut lebih menyenangkan. Thks sdh mampir ya ...
msafru
25 Mei 2010 09:32
Kunjungan balik sob,
Kira2x sama g sob dengan Tangkuban Perahu
Tihang
25 Mei 2010 09:40
Ceritanya menarik sob.
Salam kenal kembali.
SISWANDOYO MUHAMMAD
25 Mei 2010 09:55
kunjungan balik sodaraku. blog yang menraik
Manga Comic One Piece|Naruto|Bleach|Fairy Tail Indonesia
25 Mei 2010 11:10
tukar link sob...pasang link ku dulu kalau sudah konfirmasi ke blog aku
http://mangacan.blogspot.com/
etam grecek
25 Mei 2010 12:29
SLLU ADA YG BEDA DI SINI...
Media Info
25 Mei 2010 12:32
Bgus nie artikelnya ....
Lam knal ya ...
Bety Hikari
25 Mei 2010 13:23
nice info temand..
sukses selalu.. :)
cellular
25 Mei 2010 13:35
main kesini jadi tahu banyak tentang dieng nich, mantab sob...
BRI Jakarta Veteran
25 Mei 2010 15:23
selamat sore sahabatku. Salam sukses selalu
Sigodang Pos
26 Mei 2010 08:27
infonya menarik sob..
bisa jdi sumber referensi pengetahuan umum nich...
Sakthi
26 Mei 2010 08:35
Hi friend visit withsmile...pls visit me and click on ads .....http://marvelousmotherhood.blogspot.com/
make money
26 Mei 2010 08:38
berkunjung ke tempat sahabat
Bella
26 Mei 2010 08:43
kunjungan perdana... :)
Herlan
26 Mei 2010 09:46
sungguh indah sekali...tempat seperti kadang bisa melahirkan sebuah insprasi ...tuk berkreasi melahirkan sebaris kata tuk memuji Kebesaran Tuhan...sukses y sob
Lengyel Jolán /Joli/
26 Mei 2010 13:08
Good morning! Thanks for yuor visit, visiting...I wish you have a nice day :)
Tour, Food, and Health
26 Mei 2010 14:51
menarik banget tuh kelihatannya, belom pernah ke dieng niy...
syahidacomputer
26 Mei 2010 16:34
Ternyata banyak kawah ya di gunung dieng.Bisa menjadi tempat wisata, tetapi sekaligus merupakan tempat yang berbahaya. so be careful...
yastro
26 Mei 2010 21:30
wahh..bagus sekali ceritanya...di Malaysia tiada kawah
namun harus berhati2 juga yaa...
Run-D BLoG
27 Mei 2010 01:15
aQ Hadir Kawan
Pak Liek
27 Mei 2010 01:52
meskipun belum pernah kesana ...
tapi disini jadi tahu tentang apa dan sejarahnya ...
Gamers
27 Mei 2010 07:45
kunjgan bro.... :D
d2t
27 Mei 2010 07:53
mampir k blogku ya....
afieq
27 Mei 2010 08:02
morning visit pal. have a nice day. x change link please
BRI Jakarta Veteran
27 Mei 2010 08:12
kisah yang sangat menarik, btw makasih sahabat atas kunjungannya.
Herlan
27 Mei 2010 08:42
Met pagi mksih sudah mampir di blog aku..semoga sukses selalu
sofyan
27 Mei 2010 08:48
kunjungan pagi sob..sambil baca2 :)
alisaptamarza
27 Mei 2010 09:44
wah sepertinya berkunjung kesana bisa menghilangkan penat,,,, terimakasih infonya sob... alisaptamarza
rahmawanol
27 Mei 2010 10:25
asik tuh pemandangannya..
http://rahmawanol.blogspot.com/
sijagur
27 Mei 2010 10:44
pemandangannya mantapppp
kedai obat ku
27 Mei 2010 10:54
Pemandangan yg bagus..
Mhn maaf,komentarnya kurang terlalu sedikit mas.. dan tergolong "Junk Comment", hehehe..
Tapi bukan saya aja kan yg berkomentar kyk gini, sebelum2 saya juga.. hehehe..
ada sedikit tips, selain jgn berbau SPAMMING, Porno, juga disyaratkan jgn berupa "JUNK COMMENT" atau komentar sampah..
Ada tips nya nich mas..
Cara Berkomentar Yang Baik Di Postingan
Sekedar berbagi aja mas..
bye..
nagasuara - download mp3 with direct link = situs download mp3 tercepat di indonesia
27 Mei 2010 11:51
indonesia memang indah
Lengyel Jolán /Joli/
27 Mei 2010 15:23
Hello! Have a nice, smile day my dear Friend :)
Kinayatra
27 Mei 2010 23:01
Segera Pasang Iklan Anda Disini. Gratis tanpa daftar...!!!
Salon Oyah
28 Mei 2010 03:05
Visiting a nice friend with a :)... have a nice weekend... please visit me back, thanks...
Btw, it's very very beautiful, a nice spot for tourism...
Herlan
28 Mei 2010 07:50
Met Pagi..met beraktivitas..semoga sukses selalu
leorhas
28 Mei 2010 10:33
salam kenal dan sekalian follow.. artikel nya bagus banget.. :)
Anonim
28 Mei 2010 11:08
Kenapa ya kalau di sekitar kawah itu bau belerang, seperti bau kentut ? ... tapi pemandanganya kawah sikidang bener bener manteb.
ANas
28 Mei 2010 13:10
wah... indah banngettt........
hidayat
28 Mei 2010 13:33
boleh tu dikunjungi
akhatam
28 Mei 2010 13:38
Wahhh luarr biasaa yaw... salam kenall aja nih broo..
Mas Harri
28 Mei 2010 14:31
berkunjung.....
Run-D BLoG
28 Mei 2010 16:29
aduh sob, keygen CS5 ku di copas tanpa ijin oleh http://www.tiar-genius.co.cc/2010/05/download-adobe-photoshop-cs5-keygen.html
blog buat bloggers
28 Mei 2010 17:11
Good posting sob
hans
28 Mei 2010 18:02
thanks visit my blog
keep it up
surya26
28 Mei 2010 19:34
sob, maen follow followan yuk!
Berita Indonesia News
28 Mei 2010 23:59
Terimakasih atas kunjungannya.. about Dieng // saya hanya baru nyampe ke Karang Kobar...!!!Peace
Anonim
29 Mei 2010 06:38
Mantab sekali kawah sikidang, jadi pingin main kesana
listrik
29 Mei 2010 09:23
waw artikel yang oke banget
Wonosobo Community
29 Mei 2010 11:44
Begitu mempesona kawah kawah didieng. suatu anugerah tiada tara.
Run-D BLoG
29 Mei 2010 12:38
Kunjungan ke sobat di akhir pekan
joe
29 Mei 2010 17:19
nice info my friend...happy weekend... :)
gamer
29 Mei 2010 17:36
kunjungan sore sob... ^_^ met akhir pekan
Lengyel Jolán /Joli/
30 Mei 2010 12:15
Hello friend! Happy Sunday for you :)
Anonim
3 Juni 2010 08:14
Kapan ya bisa ke kawah sikidang
kedai obat kyu
3 Juni 2010 19:45
visit back..
Salon Oyah
4 Juni 2010 02:04
Obyek wisata yg bagus utk dipromosikan... memang alam Indonesia gak kalah sama LN ... sayangnya, kurang begitu diperhatikan pengembangannya... biasanya hanya oleh putra daerah setempat, itupun dgn biaya sndiri... okelah kalaw begituw, sukses ya soobbb... maaf bru bls neehhh... lannjjjuuuutttt....
Anonim
21 Juli 2010 17:06
saya mau tanya berapa konsentrasi sulfur di kawah sikidang, penyakit apa saja yang sering dialami oleh masyarakat di sekitar kawah sikidang yang disebabkan oleh sulfur dan bagaimana cara menanggulanginya.
mohon balas secepatnya
terima kasih.
Ady_zobo
7 September 2010 14:40
untuk melihat objek kawah perlu tuh minta disediakan masker. krn blm dsdiakan gratis bawa masker sendiri aja untuk jaga2. soalnya bau belerang lumayan menyengat.
sayang kawah candradimuaka kurang fasilitas ya..pdhl keren bnget lokasinya.