www.diengplateau.com
Silahkan Kirim Email Ke : info@diengplateau.org
Potensi Yang Tersembunyi
00:55 // 0 komentar // tafrihan // Category: Article //Potensi yang Tersembunyi
Dieng.Wonosobo Banjarnegara. 10-04-2011. Pemandian Air Panas di Desa yang Dingin , Campursari Kecamatan Kejajar.Suasana pedesaan yang masih asli adalah sebuah potensi wisata yang sangat diminati oleh wisatawan asing, dikawasan Dieng ada sejumlah biro perjalanan yang mengemas wisata traking, untuk menikmati obyek wisata yang masih alami, seperti jalur Batur , tlogo bang menuju Batang dan ada juga yang rutenya dibalik, Suasana Dieng tempo dulu masih dapat kita rasakan di sekitar lokasi ini, pepohonan masih rimbun ditepian jalan, hutannya lebat dan kesejukan alami dan udara bersih masih dapat kita hirup dengan leluasa.
Di Kecamatan Kejajar sendiri masih ada satu desa yang menyisakan gambaran Dieng tempo dulu, yaitu desa Campursari yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara hanya terpisah oleh kali Tulis, jalan masuk kedesa ini dapat ditempuh dari duajalur yaitu melalui jalan Batur tepatnya di pertigaan Lapangan condong menuju kiri, dan jalur kedua melalui pertigaan Dieng ke Kiri. setelah sampai di desa Sikunang baru belok kanan, di Desa ini suasananya masih sangat alami, masih ada banyak rumah-rumah yang beratapkan rumput kering, sebagian masyarakatnya masih setia dengan tradisi seperti merdi deso, slametan, upacara tanggal 1 syuro dll, Pemandangan desa campursari juga sangat bagus apalagi pada saat matahari tenggelam ( Sunset ) warna keemasan menghiasi langit diufuk barat menjadi pesona yang jarang dapat kita saksikan ditempat lain. dan bagi pecinta wisata minat khusus, masih tersedia juga hutan yang cukup bagus disebelah timur desa, pada tahun 2009 lalu pernah ditemukan anak harimau jawa yang masuk ke kampung dan terjepit di sela-sela kandang domba. tapi sayang harimau tersebut kemudian dititipkan di Kebun binatang Serulingmas banjarnegara dan akhirnya mati, pada saat seorang peneliti datang ke desa Campursari dan menelusurinya sampai ke kebun binatang dia merasa sangat kecewa dengan kejadian tersebut,menurut dia mengingat yang ditemukan anaknya berarti kemungkinan besar induk jantan dan betinanya juga masih ada, di kawasan Dieng, dan ini sangat menarik bagi wisatawan manca negara yang ingin meneliti atau sekedar Hunting foto untuk jenis binatang yang selama ini didunia sudah dianggap punah tersebut.Potensi Floranya juga dapat diandalkan sebagai potensi khas yaitu Angrek, mungkin jenisnya yang banyak ada di hutan sekitar desa campursari ini, BUsrotun mantan Kades Campursari mengatakan dulu sering mendapat undangan dari kebun raya Bogor sambil membawa beberapa jenis anggrek yang katanya hanya tumbuh di sekitar desa Campursari.
potensi lain yang tak kalah menariknya adalah Pemandian air panas yang masih sangat khas pedesaan, dimana kita dapat berbaur dengan penduduk untuk mandi bersama, gadis-gadis dengan berbalut kain, ibu-ibu, pemuda dan penduduk lain juga tidak canggung untuk mandi bersama,sementara disebelahnya dapat kita lihat perempuan-perempuan desa yang mencuci pakaian di kali. sungguh pemandangan ini sudah sangat langka kita jumpai dikawasan Dieng, Potensi pedesaan ini seandainya mendapat sentuhan khusus tentunya akan lebih menarik lagi untuk dikembangkan menjadi potensi wisata. Pemandian air panas yang ada dicampursari berlokasi di tepi jalan yang kita lewati ketika akan masuk desa campursari, dari segi infrastruktur memang belum ada,lahan parkir juga sulit. bagi yang kurang terbiasa dengan model kebersamaan seperti penduduk disini juga belum ada ruang tertutup. tidak dapat kita bayangkan betapa menariknya seandainya disini ada semacam sauna dengan karakter pedesaan yang kental.atau dibuat spa dan sejenisnya.Kepala Desa Campurcari, Bambang Hermanto berharap ada pihak-pihak yang mau untuk ikut peduli mengembangkan potensi wisata didesanya, karena dengan pengembangan sektor pariwisata ini dia berharap ada perbaikan ekonomi bagi masyarakatnya walaupun mungkin jangkanya agak panjang.
Untuk dapat sukses menangani pariwisata memang dibutuhkan orang-orang gila dan ide -ide gila (Bp.Ipung yang pada waktu itu sebagai pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah), ide gila ini sudah terbukti ketika penulis memunculkan ide dan untuk mengangkat Ritual Cukur Rambut Gembel dapat dikemas menjadi daya tarik wisata, pada waktu itu kebetulan penulis sekaligus menjadi Ketua Panitia yang melibatkan 17 desa di kawasan Dieng, dapat mendatangkan sekitar 200 wartawan Foto Nasional , 7 Stasiun TV, dan pengunjung sekitar 35.000 orang, sampai Kawasan Poros Dieng Penuh sesak dengan lautan manusia dan menjadi tonggak awal bangkitnya kembali kepariwisataan Dieng tahun 2004.
Desa Campursari merupakan desa yang paling jauh dari ibu kota Kecamatan sekitar 13 Km dan dapat ditempuh dengan kendaraan sekitar 40 menit. bagi pecinta Hiking/ cros country dan off road perlu mencoba juga perjalanan dari campursari menuju desa- desa yang ada dibawahnya yang sudah masuk kecamatan watumalang kemudian sampai lagi di Kota Wonosobo, penulis pernah mencoba dengan menggunakan kendaraan bermotor dan sungguh diluar dugaan, disepanjang perjalanan kita mendapat suguhan pemandangan -pemandangan yang eksotis dan jalan yang sangat menantang, perjalanan yang terus menurun dengan medan yang cukup sulit dan melewati banyak desa terpencil, cukup memacu adrenalin juga ketika kita dihadapkan dengan kondisi jalan yang sangat rusak dengan kondisi menurun dan licin. dibawah desa Campursari tepatnya di dusun Lamuk desa kalidesel, dari kejauhan disebelah kanan dapat juga kita lihat air terjun yang tidak terlalu tinggi. Supriyadi seorang tokoh masyarakat desa mengatakan disekitar air terjun tersebut sering digunakan oleh orang dari luar Kota untuk bertapa, mencari ketenangan bathin dan kegiatan sejenis karena ada yang percaya tempat tersebut dapat memberikan berkah.
Terrnyata kalau kita eksplore, masih banyak potensi tersembunyi di Kawasan Dieng, tapi aneka potensi tersebut memang belum tergarap dengan baik, sehinga potensi yang ada akhirnya menjadi Impotensi yang tidak dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat sekitarnya, tidak dapat penetrasi kemudian melahirkan anak-anak berupa perbaikan ekonomi...Dieng Plateau ternyata sangat kaya akan potensi tapi miskin kreasi dari tangan - tangan yang mampu untuk menyentuhnya menjadi kepingan emas kemakmuran.
Tafrihan. diengplateau.com
Tafrihan. diengplateau.com
Related posts :
0 komentar for this post
Leave a reply
:: SAVE DIENG :: ~ We Just Want To Help ... ~
1. Mengapa Ada Longsoran ?
2. Monitoring Peredaran dan Penggunaan Pestisida
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional










Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.


2010 Dieng Plateau Tourism - News And Articles About Tourism, Culture In Dieng Plateau