www.diengplateau.com
Silahkan Kirim Email Ke : info@diengplateau.org
Potret Buram Negeri Di Awan
01:19 // 1 komentar // tafrihan // Category: Article , Realita //
Dieng, Wonosobo Banjarnegara 24-05-2011. Kemiskinan merupakan hal yang indah untuk diucapkan akan tetapi berat untuk dirasakan, seperti halnya orang tidak akan pernah merasakan nikmatnya makan ketika tidak pernah merasakan kelaparan karena tidak memiliki bahan makanan, dan kalau kita pernah lapar hanya karena sulit menemukan warung atau restauran lain lagi masalahnya.
Melihat kemiskinan yang nyata didepan mata biasanya yang akan dilakukan orang adalah lebih dahulu mengeluarkan sapu tangan dari pada mengeluarkan dompet dari saku atau tasnya.
Negeri diatas awan, Negerinya para Dewa,memiliki potensi luas biasa yang jarang ada duanya, keindahan alam dan keagungan budayanya juga sulit dicari pembandingnya. Semua orang pasti akan merasakan senang ketika berada di Dieng. Sangat Ironis kalau di Bumi Kahyangan potret buram kemiskinan begitu jelas kita lihat didepan depan mata.
dan jangan tanyakan soal berapa pendapatan mereka, karena untuk memenuhi kebutuhan dasar saja sudah cukup sulit.
Dikawasan dieng omzet 6 tahun terakhir penjualan pestisida untuk pertanian mencapai miliaran rupiah pertahun, bahkan kalau dihitung untuk dua kecamatan saja berdasarkan informasi dari seorang formulator pestisida, kebutuhan sarana produksi pertanian mencapai angka 1,3 Triliun per tahun dengan luasan sekitar 8.000 Hektar area produksi.( data 4 tahun terakhir ) . banyak juga masukan dana dari wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri. akan tetapi sebenarnya uang tersebut beredar dimana dan lari kemana, atau mungkin justru masyarakat kawasan Dieng hanya memperkaya pihak lain yang berada diluar Dieng. Tim diengplateau sulit untuk menganalisa ini.
Kemiskinan merupakan tanggung jawab kita semua, karena kalau hanya mengandalkan pemerintah akan sangat sulit, di Negeri yang banyak hutang, banyak korupsi, manipulasi, dan permainan hukum mungkinkah masalah-masalah seperti ini akan diperhatikan ? bagi sebagian orang, kemiskinan , kematian ibu melahirkan, kerusakan lingkungan dan masalah sosial hanya soal statistik, soal data dan angka..entahlah..
Kemiskinan adalah hal indah dan strategis untuk digunakan sebagai alat kampanye politik, pencitraan diri dan melakukan berbagai janji, karena sebagian politikus sering berjanji membangun jembatan walaupun disitu tidak ada jurang terpisah yang perlu dibangun jembatan. tim diengplateau.com pernah mengikuti deklarasi MDGs (Milenium Development Goals ) mengangkat tangan terkepal bersama untuk memberantas kemiskinan, kelaparan dan lainnya yang harus terwujud tahun 2015, bahkan kata pembicara masyarakat bisa menuntut Pemerintah ketika tahun tersebut masih dijumpai adanya delapan Target MDGs yang tidak tercapai termasuk kemiskinan, tapi semua pasti akan sulit terlaksana karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. Program-program MDGs seperti pendidikan, kemiskinan, kelaparan, kesehatan, lingkungan hidup, kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan membutuhkan biaya yang cukup besar.
Kemiskinan adalah hal indah dan strategis untuk digunakan sebagai alat kampanye politik, pencitraan diri dan melakukan berbagai janji, karena sebagian politikus sering berjanji membangun jembatan walaupun disitu tidak ada jurang terpisah yang perlu dibangun jembatan. tim diengplateau.com pernah mengikuti deklarasi MDGs (Milenium Development Goals ) mengangkat tangan terkepal bersama untuk memberantas kemiskinan, kelaparan dan lainnya yang harus terwujud tahun 2015, bahkan kata pembicara masyarakat bisa menuntut Pemerintah ketika tahun tersebut masih dijumpai adanya delapan Target MDGs yang tidak tercapai termasuk kemiskinan, tapi semua pasti akan sulit terlaksana karena pada saat yang sama pemerintah juga harus menanggung beban pembayaran utang yang sangat besar. Program-program MDGs seperti pendidikan, kemiskinan, kelaparan, kesehatan, lingkungan hidup, kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan membutuhkan biaya yang cukup besar.
Merujuk data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan, per 31 Agustus 2008, beban pembayaran utang Indonesia terbesar akan terjadi pada tahun 2009-2015 dengan jumlah berkisar dari Rp.97,7 triliun (2009) hingga Rp.81,54 triliun (2015) rentang waktu yang sama untuk pencapaian MDGs. Jumlah pembayaran utang Indonesia, baru menurun drastis (2016) menjadi Rp.66,70 triliun. tanpa upaya negosiasi pengurangan jumlah pembayaran utang Luar Negeri, Indonesia akan gagal mencapai tujuan MDGs.
Salah satu pertanyaan yang cukup menggelitik adalah bagaimana caranya Negara yang banyak hutang /ghorim akan menanggulangi kemiskinan, dan mungkin jawabannya adalah hutang itu kan digunakan untuk mengatasi kemiskinan. jadi hanya berputar-putar saja, seperti biasa karena dalam proses menangani kemiskinan juga banyak prosedur yang dilewati ,yang di proses tersebut banyak menggunakan dana penanggulangan kemiskinan juga, dan tidak langsung menyentuh pada orang miskin.
Tidak dapat dipungkiri oleh siapapun bahwa dinegerinya pada dewa ini, ternyata masih banyak kemiskinan, pengangguran juga cukup besar akhir-akhir ini, dan dari mana mulai mengurainya akan membutuhkan banyak pemikiran dari kita semua, disisi lain adalah pentingnya rasa syukur bagi yang kebetulan hidupnya berkecukupan, tidak tinggal di rumah yang satu kamar untuk semua kegiatan bahkan campur bersama dengan binatang ternak. Tuhan telah memberikan keindahan kepada kita, Tuhan juga memberikan cobaan bagi kita.
Sangat tidak adil apabila kita menghakimi kemiskinan merupakan kesalahan mereka sendiri, semua ada penyebabnya, semua pasti ada akibatnya, dan pernahkah kita mencoba merenung, mungkin ini juga karena kesalahan kita, ketika diantara banyak rumah yang cukup bagus di sekitar Dieng ternyata banyak juga ditemukan kemiskinan yang sangat mengenaskan, mungkin karena kita tidak membayar Zakat, infaq dan sedekah untuk mereka , atau mungkin dana yang seharusnya untuk mereka habis dimakan oleh orang-orang kaya dengan cara korupsi atau tidak memberikan harta kita yang menjadi hak mereka...
Kemiskinan hanya indah untuk dilihat tapi sangat berat untuk dirasakan.
Kemiskinan merupakan potret buram yang perlu disentuh menuju perbaikan, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar manusia, akan tetapi belum tentu mereka tidak bahagia, karena hanya mereka yang dapat merasakannya.
tafrihan.diengplateau.com
Related posts :
1 komentar for this post
Leave a reply
:: SAVE DIENG :: ~ We Just Want To Help ... ~
1. Mengapa Ada Longsoran ?
2. Monitoring Peredaran dan Penggunaan Pestisida
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional










Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.


2010 Dieng Plateau Tourism - News And Articles About Tourism, Culture In Dieng Plateau
irwan
4 September 2011 08:18
sangat disayangkan. di dieng banyak terdapat mesjid2 mewah yang sangat banyak dan saling berdekatan tapi ternyata masih banyak terdapat orang2 miskin juga.
mengapa orang2 kayanya lebih suka membangun mesjid2 mewah yang sudah sangat banyak dari pada membantu saudara2nya yang miskin???