DIENGPLATEAU.COM :: Jalan Jalan Dapat Hadiah, Mau ? ... ~ Semua Pasti Dapat Uang !!!.
Kamu-kamu berkesempatan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 7.000.000 (Tujuh Juta Rupiah) hanya dengan mengirim sebuah tulisan. Selengkapnya ...
Kamu-kamu berkesempatan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 7.000.000 (Tujuh Juta Rupiah) hanya dengan mengirim sebuah tulisan. Selengkapnya ...
www.diengplateau.com
Silahkan Kirim Email Ke : info@diengplateau.org
Sambutan Juru Kunci (Mbah Rusmanto) & Pemangku Adat Dieng (Mbah Naryono)
11:16 AM // 0 komentar // Dieng Plateau Tourism // Category: Sambutan //![]() |
| Mbah Rusmanto - Juru Kunci Gunung Dieng |
Sambutan Mbah Rusmanto
Rahayu….
Dieng sebagai Poros Dunia merupakan tempat bersemayamnya para dewa. Tempat yang edi tur aeng ( Indah unik).
Kemakmuran Indonesia akan ditentukan dari Dieng, setelah melalui proses revolusi alam, dimana lingkungan akan mengalami masalah besar, dan manusia- manusia bersalah yang tidak terjangkau hukum akan musnah, setelah itu akan muncul tatanan dunia Baru yang berawal dari Dieng pada saat itu akan banyak orang yang mulai sadar untuk menyelamatkan lingkungan, pemimpin dan pejabat yang jujur dan amanah akan muncul untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik. Saat ini wong jawa kehilangan jawanya, budaya kehilangan ruhnya, sehingga banyak orang saling menyalahkan yang lain, memukuli orang lain yang dianggap tidak sama aliran pemahamannya.
Kita seharusnya malu ketika yang peduli dengan budaya Dieng adalah orang –orang dari luar negeri seperti unesco misalnya, sementara orang kita sendiri justru memuja-muja budaya luar negeri yang tidak sesuai dengan kaidah budaya nusantara.
Kelak Dieng akan menjadi pusatnya Dunia yang dimulai dari Siti Hinggil, Pejabat-pejabat dunia akan datang ke Dieng. Jalan-jalan akan diperbaiki dari berbagai arah menuju Dieng, bangunan-bangunan untuk menunjang pelestarian budaya akan dibangun dengan sangat megah dan kemakmuran akan diraih oleh masyarakat melalui wisata.
Semua itu akan terwujud ketika mulai sekarang sudah ada penyiapan generasi muda yang unggul, kreatif, jujur dan amanah serta berpikir untuk kepentingan bangsa, bukan hanya berpikir untuk kepentingan pribadi dengan cara yang tidak suci, yang tidak boleh ditinggalkan adalah budaya nusantara dan menterjemahkan ajaran pancasila dalam kehidupan nyata. Jangan melanggar empat perkara :
- Melanggar aturan rumah tangga.
- Melanggar aturan masyarakat.
- Melanggar aturan negara.
- Melanggar aturan Gusti yang maha Suci.
Keberadaan Dieng merupakan pelajaran bagi umat manusia untuk memahami hidup melalui budaya, semua tempat di Dieng ada maknanya yang harus dipahami secara utuh agar manusia rajin bekerja, tidak serakah dan selalu berserah diri pada Sang Gusti yang menguasai langit dan bumi.
Saya sangat berterima kasih dan sangat mendukung adanya upaya pengembangan pariwisata dan upaya menyelamatkan lingkungan kawasan Dieng melalui internet seperti yang dilakukan oleh www.diengplateau.com. Sebagai upaya agar masyarakat dunia dapat melihat Dieng secara nyata. Saya sangat yakin semua ini akan berhasil, karena sudah kenal pengelolanya sangat lama dan sampai saat ini masih setia berjuang untuk Dieng.
Rahayu…
Dieng, 13 Mei 2011
Juru Kunci Gunung Dieng
Rusmanto
Rusmanto
![]() |
| Mbah Naryono - Pemangku Adat Dieng |
Sambutan Mbah Naryono
Rahayu….
Dieng iku pusering bumi, tapi jaman saniki langka wong kang perduli karo bumi Dieng, kabeh mau perkara kang nyebabake Dieng rusak lingkungane rusak budayane, rusak adat istiadate lan rusak ekonomine. Ruwat bumi sudah tidak dilakukan lagi, sedekah bumi juga tidak pernah. Hanya sedikit sekali yang melakukan hal itu. Kalau semua menginginkan Dieng tetap selamat, masyarakatnya sejahtera maka yang harus dilakukan adalah kembali pada asal usul desa, adat digunakan kembali sebagai kebiasaan dalam hidup bertetangga, hidup berbangsa dan bernegara.
Wong jawa kuwi yo tetep wong jawa, wong ndeso yo tetep wong ndeso, ora perlu neko-neko niru carane wong liyo, seperti hidup gotong royong, saling menolong, keramahan, berbicara yang sopan dan mengutamakan tamu sebagai raja.
Pariwisata akan maju kalau kita mau memegang teguh adat istiadat Dieng. Nguri-uri kebudayaan yang sudah ada. Hidup kita juga harus sederhana tidak perlu memaksakan diri agar dipandang sebagai orang ampuh dan hebat yang akhirnya hanya akan menjadikan kita tertekan.
Saya yakin suatu saat nanti Dieng akan sangat maju apabila masyarakatnya mau kembali pada adat istiadat desa, beragama dengan seutuhnya, dan menjaga lingkungannya.
Kulo nderek bingah, rencang-rencang ingkang tasih timur purun nguri –uri budoyo lan adat istiadat Dieng, mugi ke mawon wargane tetap saget manunggal kados rumiyin rikolo pekan budaya Dieng pertama tahun 2004, ingkang dipun pandegani ingkang saniki ngurusi niki. Kulo akrab mulai tahun 2004, sareng rencang rencang kaneman, kanti sabar tanpo kenal sayah dumugi saniki tasih purun mbiyantu warga dieng malah saniki langkung maju ngangge internet mbarang, padahal riyen komputer mawon ngantos didol kangge ngurusi kegiatan budaya dieng, ati kulo mongkog lan namung saget mbiyantu donga, Mugi – mugi www.diengplateau.com Saget manfangati kangge tiyang kathah dan ingkang ngurusi dipun paring berkah saking Gusti ingkang moho welas asih.
Rahayu…
Dieng, 13 Mei 2011
Pemangku adat Dieng
Naryono
Pemangku adat Dieng
Naryono
Related posts :
0 komentar for this post
Leave a reply
:: SAVE DIENG :: ~ We Just Want To Help ... ~
1. Mengapa Ada Longsoran ?
2. Monitoring Peredaran dan Penggunaan Pestisida
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional










Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.

2010 Dieng Plateau Tourism - News And Articles About Tourism, Culture In Dieng Plateau