www.diengplateau.com
Silahkan Kirim Email Ke : info@diengplateau.org
Dreamland for Better Future
22:19 // 12 komentar // tafrihan // Category: Catatan Tafrihan //
Dimana tanah impian itu berada ?. pertanyaan ini selalu saja menggelayut diotak, hati dan pikiran. Disini... tanah,hutan dan air tidak seperti dulu lagi dimana manusia dapat berebut untuk mendapatkan tanah garapannya dengan cara yang mudah melempar lembing sejauh mungkin, maka itulah tanah garapannya. tanah kita seolah makin sempit saja,karena jumlah penghuninya terus bertambah.
Pulau Jawa diduduki lautan manusia yang menyemut, Diengpun mengalami hal yang serupa, penghuninya terus berdesakan untuk bertahan hidup, sambil menunggu ajal menjemput.
Pemukiman warga mulai berdesakan.tanah garapan hanya tinggal sejengkal, sementara kebutuhan hidup dan harga-harga kebutuhan hidup terus merambat naik menginjak-injak harga diri manusia. Lalu sampai kapan akan terus bertahan ?
Pulau Jawa diduduki lautan manusia yang menyemut, Diengpun mengalami hal yang serupa, penghuninya terus berdesakan untuk bertahan hidup, sambil menunggu ajal menjemput.
Pemukiman warga mulai berdesakan.tanah garapan hanya tinggal sejengkal, sementara kebutuhan hidup dan harga-harga kebutuhan hidup terus merambat naik menginjak-injak harga diri manusia. Lalu sampai kapan akan terus bertahan ?
Jangan berpikir untuk berkembang karena bertahan saja sudah sulit. Desakan pada alam, pada tanah, pada hutan dan pada air semakin kuat, alam terus dipaksa untuk memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya terus bertambah. Siapa yang salah ? apakah masyarakatnya ? salahkah mereka untuk mempertahankan hidup ?. atau sebenarnya ada salah lain yang selama ini kita tutup-tutupi.
Alam dan lingkungan kita ada ukurannya ada batas kemampuannya ada batas daya dukungnya, disisi lain ketidak seimbangan sudah terlihat dengan jelas, antara jumlah penghuninya dengan daya dukung lingkungan sudah sangat tidak seimbang. Bagaimana kita dapat sejahtera, bagaimana kita dapat bertahan dan alam dapat bertahan ?.
Bisa jadi Dieng adalah Dreamland bagi wisatawan tapi itu semua tidak berlaku bagi warganya. Sangat ironis manakala dreamland dihuni oleh orang-orang miskin dan terus terancam krisis sosial,ekonomi dan terancam
generasi mendatangnya. Lalu apa artinya ketika keindahan dan keunikan Dieng belum memberi efek ekonomi bagi penghuninnya.sama saja dengan hidup miskin di surga. aneh tapi sudah terjadi dan bisa jadi akan semakin parah dikelak kemudian hari.
Hari demi hari semakin makin sering terdengar keluhan, rintihan menyayat dari warganya, karena terjerat hutang, gagal panen, harga panen sangat murah dan keterpaksaan untuk terus melakukan sesuatu yang sebenarnya sudah tidak mereka inginkan lagi, ini semua sudah berlangsung bertahuan-tahun bermusim-musim kentang, sampai anak yang dulu kecil dan bingung sekarang sudah tumbuh dewasa dan semakin bingung mau berbuat apa.
Dreamland untuk warga kawasan Dieng memang masih perlu terus dicari, tanah harapan, tanah impian yang sangat mungkin berada jauh diluar jawa, di Kalimantan, di Sumatra, di Papua, di Sulawesi atau entah dimana.
Tanah yang disekitarnya masih banyak hutan rimba,air mengalir dengan jernih yang banyak dihuni ikan dan udangnya, tanah lapang untuk pemukiman yang teratur dan sehat , tidak berdesak-desakan seperti sangkar burung dara, ada tempat ibadah yang menyejukkan jiwa, dan tanah garapan yang hasil panenanya terlindungi oleh penguasa negeri bukan seperti saat ini, dilokasi tersebut terbangun jalan - jalan yang memadai untuk interaksi sosial dan ekonomi.
Dreamland itu pasti ada tapi warga Dieng belum ada yang tahu tempatnya dimana, jauhnya seberapa dan siapa yang akan mengantarkan mereka kesana.Telah banyak warga yang mencoba menemukan dreamland diluar sana, berbekal kerinduan akan ketercukupan sandang pangan, terpicu oleh tangisan anak istri agar bisa diam dan tertuju pada harapan perbaikan hidup dan kehidupan.
Banyak warga pencari dreamland yang akhirnya mati, pulang sudah dalam kemasan peti, menyisakan haru dan ngilu didada warga lain yang menunggu kabar baik agar dapat ikut pindah ke tanah impian.
Semua sia-sia ketika penguasa belum berpihak pada warga, semua percuma ketika penguasa seolah raja, Uluran tangan yang dinantikan tak kunjung tiba karena mereka terlena dan silau dengan harta dan kedudukan semata.
Dreamland itu pasti ada, karena indonesia begitu luasnya, dreamland itu pasti ada kalau para penguasa mau menunjukkannya, dreamland itu sempurna ketika perpindahan warga Dieng telah dipersiapkan dengan seksama.
Dreamland itu solusi untuk memperlambat kehancuran bumi Dieng.
Dreamland itu kunci pembuka kesadaran penguasa untuk berbagi
Dreamland itu harapan warga yang belum pernah terpenuhi
Dreamland itu pintu kesadaran bersama
Dreamland itu mimpi yang akan terwujud entah berapa lama lagi
Dreamland itu solusi untuk memperlambat kehancuran bumi Dieng.
Dreamland itu kunci pembuka kesadaran penguasa untuk berbagi
Dreamland itu harapan warga yang belum pernah terpenuhi
Dreamland itu pintu kesadaran bersama
Dreamland itu mimpi yang akan terwujud entah berapa lama lagi
tafrihan.diengplateau.com
Related posts :
12 komentar for this post
Leave a reply
:: SAVE DIENG :: ~ We Just Want To Help ... ~
1. Mengapa Ada Longsoran ?
2. Monitoring Peredaran dan Penggunaan Pestisida
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional










Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.


2010 Dieng Plateau Tourism - News And Articles About Tourism, Culture In Dieng Plateau
dreamland
23 Oktober 2011 18:57
Tulisan yang sangat bagus, mengingatkan pada sebuah film.
dreamland for better future - Semoga tulisan ini menjadi inspirasi bwt masyarakat Dataran Tinggi Dieng.
Salam Kenal
Wisata DIENG
23 Oktober 2011 22:25
Mungkin seperti potongan kata yang telah bapak sampaikan, Dieng adalah kepingan Surga, Pantaskah masyarakat terusir, Layaknya Adam dan Hawa ?
Memang suatu ketika akan terjadi, dimana penduduk Dieng membutuhkan tempat baru, meuju kehidupan yang lbh baik.
Disisi lain, kondisi yang ada salah satu kelalaian masyarakat sendiri, mengekploitasi lahan habis-habisan, penebangan hutan secara ilegal dan kerakusan.
Mungkin alam yang akan memberi pelajaran secara perlahan dan masyarakat menjadi tahu ***.
MANTAB ARTIKELNYA (INSPIRATIF)
Anonim
26 Oktober 2011 20:32
usul bos, gimana kalo beberapa dinas dan Anggota Dewan dari Wonosobo dan Banjarnegara menjalin kerjasama dengan provinsi lain yang dapat menyiapkan dreamland disana. jadi kalo studi banding jangan dolan thok ora ono hasile.
Anonim
26 Oktober 2011 20:52
Bisa ... bisa, tapi ane takutnya, nanti buat biaya keluar provisi bisa membengkak. pasalnya, sekarang kagak ada orang bener.
Wisata Dieng Wonosobo
28 April 2012 22:50
Dieng adalah nirwana di pulau jawa, kesuburan lahan membuat penghunianya lalai akan kewajiban memelihara dan menjaga kelestaraian alamnya.
Tanah impian itu DIENG sendiri.
SUBEKTI
28 April 2012 23:18
Tulisan yang sangat inspisatif, Tanah impian itu dimana kita bisa nyaman untuk bertempat tinggal. Salah satunya adalah dieng
Unknown
28 April 2012 23:35
Bikin merinding ngebacanya ...
Dieng Plateau Tourism
28 April 2012 23:55
Yang di harapkan kita semua adalah DIENG tetap sentosa, makmur dan subur.
info dieng
29 April 2012 09:50
Khayalan menemukan tempat terindah di DIENG.
homestay dieng
29 April 2012 10:09
Dieng adalah mutiara yang hilang, dulu Dieng dikenal sebagai PARIS VAN JAVA. Namun sekarang bencana Dieng sudah didepan mata.
tips bisnis online
10 Mei 2012 00:54
artikelnya sangat bagus
bisa dijadiin inspirasi
pram fear
11 Mei 2012 20:32
cerita yg sangat menarik
tapi sayang lereng dieng sekarang sudah banyak yang rusak
Apalagi sekarang di tambah sering terjadinya bencana
Jadi berkurangnya wisatawan yang datang