www.diengplateau.com
Silahkan Kirim Email Ke : info@diengplateau.org
Exotic WBL - Wisata Bahari Lamongan
20:27 // 0 komentar // Dieng Plateau Tourism // Category: DARI DIENG UNTUK INDONESIA //
Setelah berita kelulusan SMA bulan juni 2011, saya dan teman-teman langsung berangkat minggat dari Semarang. Jam 15.30 WIB kita sampai di terminal Terboyo langsung dapat bis jurusan Semarang-Surabaya tapi nanti kita bakal turun di Tuban. Harga tiket patas Semarang - Tuban Rp. 55.000 plus dapet makan malam. Perjalanan harusnya sekitar 4-5 jam berhubung macet total di Pati alhasil jam 21.30 WIB kita baru sampai Tuban.
Di Tuban kita singgah dan menginap di rumah teman. Besok paginya habis sarapan kita langsung cabut ke klenteng Kwan Sing Bio yang konon katanya klenteng terbesar di Indonesia.
Jam 08.00 WIB kita langsung lanjut lagi perjalanan ke WBL ( Wisata Bahari Lamongan ) kira-kira 2 jam. Htm Rp. 40.000.
Ternyata tempatnya jauh dari bayangan saya. Saya pikir cuma wisata pantai biasa dengan permainan airnya semacam banana boat dll, ternyata tidak cuma itu, ada wahana seperti Dufan. Sangat mengasyikkan.
Pertama kita langsung ke wahana ‘Rumah Kucing’. Di dalamnya ada banyak sekali macam kucing, dari kucing ras sampe kucing kampung
Lanjut ke wahana ‘Bioskop 3D’, durasi film cuma 15 menit, cukup menegangkan.
Kemudian menuju wahana yang bikin kita teriak-teriak histeris, ‘Rumah Sakit Hantu’. Asli, serem banget rumah hantu ini. Kalo biasanya naik kereta, ini kita harus jalan kaki, berlima maksimal, dan rutenya cukup jauh. Sungguh membikin sport jantung.
Lanjut ke wahana ‘Sarang Bajak Laut’. Konsepnya sama seperti rumah sakit hantu, kita disuruh jalan menyusuri ‘sarang bajak laut’, banyak patung-patung bajak laut creepy yang bisa gerak-gerak. Yang bikin serem, soalnya pas kita masuk cuma bertiga.
Setelah itu kita ke ‘Planet Kaca’, mirip rumah kaca di Dufan tapi yang ini lebih gila. Rute planet kaca jauh lebih jauh. Beneran bikin pusing dan hampir nangis karena kita sempet muter-muter di situ-situ aja, Nangis deh kalo hilang di dalem, dan yang pasti jangan sampai kalian kehilangan rombongan.
Lanjut ke ‘Crazy Car Coaster’ seumur-umur pengalaman naik segala macam jet coaster, crazy car coaster ini yang paling gila dan nakutin menurut saya. Gila dalam artian, GILA!!! SEMBRONO!!! Satu kereta cuma untuk 2 orang, kecepatannya sangat cepat, tidak sampai jungkir balik, tapi kalau pas di belokan rasanya itu kereta kayak terbang miring pengen jatuh. akibat gaya sentrifugal yang amat sangat. Ditambah belokannya sangat tajam, turunannya pun serasa dibanting. Turun-turun leher langsung pegel, badan sakit semua.
Kalau naik crazy car sudah bikin trauma, apalagi naik wahana ‘Ranger’ ini. Dari seluruh wahana ekstrim di Dufan menurut saya, ini juaranya. Ini wahana perpaduan antara perahu kora-kora + jet coaster + tornado. Pertama kita diayun seperti di kora-kora, tapi setelah itu kita langsung diputer 360 derajat. Kepala benar-benar di bawah, di ayun di atas. Tidak cuma sekali, tapi TIGA KALI diputer. Badan serasa melayang. Tapi sekali lagi, seru sekali, buat yang sudah kebal sama wahana ekstrem Dufan, wajib mencoba si Ranger ini. Dijamin feel something new!
Oh iya, kita juga sempet naik Bom-Bom Car, lalu Lanjut ke wahana ‘Permainan Air’. Warning: ‘Bagi yang tidak bisa menahan emosi sebaiknya tidak masuk wahana ini’ ternyata benar sekali. Awal-awal, ‘mana katanya permainan air, kok gak ada airnya?’ Ternyata semakin jalan ke tengah, keran-keran air yang tersembunyi mulai nyiprat-nyipratin air ke kita. Tiap semprotan airnya kencang, banyak, jaraknya jauh. Benar-benar membuat emosi.
Sayang sekali, waktu kita cuma terbatas, harus balik ke Semarang. Padahal masih banyak lagi wahana-wahana yang belum diicip-icip. Ada go kart, ATV, moto cross, drop zone, jet coaster, flying fox, wisata pantai dll. Menurut peta, ada 42 macam spot. Pokoknya tidak akan rugi jika ke WBL ( Wisata Bahari Lamongan ), hanya dengan merogoh kocek Rp. 40.000- Rp. 80.000, Anda akan merasakan sensasi berbeda dari berbagai wahana, meskipun di tempat lain Anda sudah pernah mencobanya.
Naskah Oleh :
Muchammad Toyyib
Tambak Pring Barat Gang Masjid No. 8 Surabaya
ID DPC : 11.01/11.02
Related posts :
0 komentar for this post
Leave a reply
:: SAVE DIENG :: ~ We Just Want To Help ... ~
1. Mengapa Ada Longsoran ?
2. Monitoring Peredaran dan Penggunaan Pestisida
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional
3. Mutualisme Pariwisata dan Pertanian, Sebuah Mimpi Singkronisasi
4. Sindoro Waspada !
5. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat
6. Pencitraan Pariwisata Melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan
7. Potensi Yang Tersembunyi
8. Sejarah Pengelolaan Situs
9. Upaya Mitigasi Bencana Gerakan Tanah
10. Ketugasan dan Kesiapan Aparat Dalam Menghadapi Bencana
11. Ada Pahlawan Diantara Kita
12. Penerapan Rotasi Tanaman Menuju Pertanian Berwawasan Lingkungan
13. Dieng Perlu Sentuhan
14. Gelar Budaya Sebagai Pemikat Turis Asing
15. Kami Jamin Keamanan Anda Selama Berwisata
16. Kunci Utama Menaikkan Nilai Jual Tempat Wisata
17. Menemukan Kembali Mutiara Yang Hilang
18. Perempuan dan Pelestarian Dieng
19. Mengubah Paham Antroposentris Menjadi Ekosentris
20. Penanaman Pinus dan Kentang Secara Proporsional









Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.


2010 Dieng Plateau Tourism - News And Articles About Tourism, Culture In Dieng Plateau